Kumpulan hikmah buku
1. Berani Tidak disukai (Ichiro kishimi & Funitake Koga)
Poin pertama
Buku yang fenomenal mengubah paradigma berfikir (bagi diriku sendiri). Ku kira kebebasan itu adalah melakukan sesuatu dengan bebas tanpa terikat dengan apapun, mengikuti naluri kebendaan ini, naluri hawa nafsu. Di ibaratkan sebuah selinder pejal yang menuruni bidang miring. Kebebasa adalah menyapu bersih apa yg ada di bidang miring tersebut. Ternyata itu salah.......
Kebebasan adalah melawan naluri untuk melawan gravitasi (hasrat) agar selinder terdorong ke atas. Dimana setiap orang punya peran masing-masing dan siap untuk tidak disukai.
Poin kedua
Hindarilah yang namanya kompetisi di dalam hubungan interpersonal. Bukan rivalitas itu hal yg baik? Bukan. Keluarlah dari medan pertempuran. Walau saat ini kamu menang tetapi lawanmu akan mengumpulkan kekuatan untuk putaran berikutnya. Jadi lah lingkaran dendam haha.
Maksudnya bukan jadi pribadi yg menyerah. Hindari perdebatan yang melahirkan kompetisi. Jika kesuksesan itu bukan bersaing sama orang lain tetapi bersaing dengan diri sendiri . Jangan bandingkan diri dengan yg kain tapi bandingkan diri saat ini dengan diri massa lalu atau diri yang akan di jalankan di masa depan.
Tero filsuf Alder mengatakan trauma itu tidak ada, hanya orang lemah lah yg menjadikan trauma sebagai alasan untuk ia membenarkan dirinya. Padahal trauma itu salah orang pengecut. Alder mengatakan untuk mengubah diri sendiri itu konsepnya massa depan ke saat ini bukan saat ini ke massa lalu
Komentar
Posting Komentar